Penemuan Mayat Yang DikuburDi Lahan Sengon

Penemuan Mayat Yang DikuburDi Lahan Sengon

Topikberita – Kematian Puji Astrianto (31), warga Jalan Bunga Srigading, Kota Malang, masih menyisakan misteri. Jasadnya ditemukan terkubur di lahan sengon milik warga di Dusun Boro Jabung, Jabung, Kabupaten Malang.

Penyebab kematiannya belum bisa terungkap. Polisi sendiri tengah menunggu hasil autopsi tim dokter forensik RS dr Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Untuk saat ini, polisi telah mengamankan dua orang untuk dimintai keterangan. Mereka diduga mengetahui keberadaan korban sebelum dikabarkan hilang akhir pekan lalu. Identitas keduanya masih samar, namun sumber topikberita menyebut salah satunya adalah Farhan, adik ipar dari NA, oknum TNI AD yang diduga terkait dengan hilangnya korban.

Satu orang lagi bernama Gatak. Bocah yang masih berstatus pelajar SMK swasta di Kota Malang itu adalah teman dari Farhan.

“Dua orang sudah kita amankan, mereka warga sipil. Kita masih dalami keterkaitan mereka dengan korban,” ungkap Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung saat dikonfirmasi topikberita, Rabu (30/5/2018).

Informasi yang dihimpun topikberita, mengungkap bagaimana kronologis keberadaan Puji sampai ditemukan jasadnya terkubur di lahan sengon Dusun Boro Jabung, Jabung, Kabupaten Malang, Selasa (29/5/2018).

Diawali dugaan penculikan terhadap Puji pada Sabtu (26/5/2018) malam. Pelakunya diduga adalah NA, oknum TNI AD. Sepulang dari tempat kerjanya di Jalan Raya Pakisaji, Kabupaten Malang, Puji kabarnya dipaksa masuk ke dalam mobil Daihatsu Zebra N-1193-CR dan dibawa menuju Kota Batu.

Sesampainya di Jalan Bendungan Sutami, Kota Malang, mobil yang ditumpangi NA mengalami kecelakaan. Satu pengendara motor mengalami luka serius karena tertabrak, dan mobil juga menabrak sebuah warung di tepi jalan.

NA, saat itu mengaku sebagai anggota TNI, sehingga kasus kecelakaan itu akhirnya dilimpahkan ke Denpom V/3 Malang.

Tidak diketahui dimana Puji saat itu berada, apakah di dalam mobil atau sudah meninggalkan TKP bersama orang lain. Banyak keterangan mengungkap, jika hanya NA yang berada di lokasi kejadian.

Namun dari hasil penyelidikan yang digelar Denpom V/3 Malang terungkap keberadaan jasad Puji hingga dilakukan pembongkaran lokasi pemakaman Puji bersama Tim Inafis Polres Malang.

Belakangan juga terbongkar saat melakukan aksinya, NA dibantu oleh beberapa orang. Dua orang kini sudah diamankan polisi untuk dimintai keterangan.

Keluarga Puji sebenarnya telah curiga dengan keberadaan Puji pasca mendengar kabar mobil NA mengalami kecelakaan. Sulastri (50), ibu kandung Puji menyakini putranya berada di dalam mobil nahas itu.

Sebelumnya sempat telpon, tapi putus-putus. Dia (Puji) memang mengaku ketakutan, karena terus diburu Na. Anak saya dituduh selingkuh dengan istrinya, pernah sampai melabrak ke rumah,” kata Sulastri saat menunggu proses autopsi di RSSA Malang, Selasa (28/5/2018).