Merokok Sembarang Tempat Di Banda Aceh Bisa Dibui 3 Hari

Merokok Sembarang Tempat Di Banda Aceh Bisa Dibui 3 Hari

Topikberita – Warga di Banda Aceh tidak boleh lagi merokok disembarang tempat. Sejumlah lokasi kini dijadikan sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Jika kepergok merokok di sana, maka akan dipenjara selama tiga hari atau denda Rp 200 ribu.

Aturan tentang rokok ini tertuang dalam Qanun Nomor 5 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh akan mengoptimalkan penerapan qanun tersebut dengan memberikan sanksi tindak pidana ringan kepada perokok, penjual dan produsen rokok yang melakukan promosi di kawasan tersebut.

Kadis Kesehatan Kota Banda Aceh, dr Warqah Helmi, mengatakan, sesuai aturan qanun, warga yang kedapatan merokok di KTR Banda Aceh akan dikenakan denda sebesar Rp 200 ribu atau denda kurungan selama tiga hari. Sedangkan penjual rokok bisa didenda dengan kurungan 5 hari atau membayar denda Rp 500 Ribu.

Bagi badan usaha (produsen) yang kedapatan melakukan penjualan di area KTR akan didenda 10 hari kurungan atau membayar Rp 5 juta. Denda paling besar akan dikenakan bagi badan usaha yang melakukan kegiatan promosi rokok di area KTR, bisa 14 hari kurungan atau denda Rp 10 juta,” kata Warqah, Kamis (24/5/2018).

Untuk menerapkan aturan ini, pihak Dinkes akan melakukan sosialisasi terlebih dulu kepada warga. Saat ini, pihaknya sedang menggelar pelatihan bagi 50 orang yang nantinya akan bertugas mengawal penerapan Qanun KTR ini.

Tim ini terdiri dari sukarelawan bersama aparatur kota, seperti Satpol PP, Dishub, Dinkes dan dari Bagian Hukum. Pelatihan tersebut digelar sebagai upaya untuk penguatan SDM. Setelah dilatih, nanti mereka akan melakukan simulasi dan memberikan sosialisasi kepada warga.

Baru setelah itu, tipiring ini akan kita terapkan,” jelas Warqah.

Kita mulai terapkan setelah sosialisasi. Saat warga sudah paham. Kita mulai sebulan ke depan lah, setelah lebaran,” jelas Warqah.