Boyolali Bermartabat “Prabowo Psikopat”

Boyolali Bermartabat "Prabowo Psikopat"

Ribuan warga Boyolali turun ke jalan memprotes pernyataan Prabowo Subianto mengenai ‘tampang Boyolali’. Tak cuma warga biasa, bupati dan Ketua DPRD juga bergabung. Aksi itu disebut sebagai reaksi atas pidato nyinyir terhadap kampung halaman mereka.

Seperti diketahui, potongan video dari pidato capres nomor 02 Prabowo Subianto mengenai ‘tampang Boyolali’ viral di media sosial. Pernyataan Prabowo yang menjadi viral itu diketahui ia sampaikan saat meresmikan Posko Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Kabupaten Boyolali, Selasa (30/10) lalu

Dalam salah satu bagian dalam pidato itu, Prabowo membicarakan mengenai belum sejahteranya masyarakat saat ini. Ia memberi ilustrasi tentang ketimpangan sosial dengan menyebut ‘tampang Boyolali’ akan terasing jika memasuki hotel-hotel mewah di Jakarta.

“Kalian kalau masuk, mungkin kalian diusir. Tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang-tampang kalian ya tampang orang Boyolali ini. Betul?” kata Prabowo kepada para pendukungnya.

Boyolali Bermartabat "Prabowo Psikopat"

Prabowo Memang Suka Merendahkan Orang Lain

Prabowo membela dirinya, membenarkan dirinya seolah Prabowo tak bersalah, lewat laman Kompas dengan judul Prabowo: Saya Juga Bingung kalau Bercanda Saya Dipersoalkan

Bagi Prabowo, hal seperti itu dianggap bercanda. Memang dirinya ini suka merendahkan orang lain. Wajar saja itu semua karena memang Prabowo terlahir dari anak orang yang kaya. Jadi karena dia terlahir dari anak orang yang kaya, maka dia tidak pernah tau arti miskin, hal seperti ini di anggap candaan, dan itu sangat fatal bagi dia yang seorang calon Presiden!

Prabowo inkonsisten.. Mana tau dia penderitaan rakyat kecil! Di satu sisi mengaku membela rakyat miskin. Di sisi lain, ia meremehkan mereka. Prabowo hanya berpura-pura peduli rakyat miskin. Padahal, sandiwaranya demi kekuasaan belaka. Pada kenyataannya, Prabowo suka melecehkan mereka.

Intinya, tidak pernah merasakan penderitaan rakyat, sehingga sebetulnya tidak peduli sama rakyat. Dia sombong dan sudah kaya sejak lahir. Gimana bisa peduli rakyat miskin kalau biasa mengejek mereka, dan ini bukan kali pertama Prabowo seperti ini, sebelumnya wajah wartawanpun dibilang tidak pernah masuk mall.

Merendahkan wartawan, padahal jelas wartawan juga jauh lebih berjasa atas kerja keras mereka dilapangan mencari narasumber, mereka yang berjuang untuk mencari nafkah, dibecandain dengan guyonan yang sifatnya sudah mendarah daging, bahkan sampai menghina satu Boyolali!

Relawan Prabowo Panik!!

Atas ramainya peserta Demo Boyolali hari ini, para relawan-relawan Prabowo terlihat sangat cemas dan panik, mereka sibuk mendiskusikannya, dan antar sesama Relawan saling coba untuk mencounter dengan versinya, agar teman dan kerabatnya satu relawan tetap terjaga keterbalikan akalnya.

Mereka sedang gelagapan saat ini berusaha mengcounter isu-isu sentral yang fatal. Prabowo kena karma dari DKI Jakarta, merasa video diplintir dan di edit, namun pada faktanya tidak berubah, diklaim sebagai candaan, tapi jelas, candaan tersebut sangat menyakitkan!

Karena Prabowo sudah bukan pertama kali lagi melakukan hal seperti ini, ini sudah kesekian kalinya, dan Prabowo menganggap itu lumrah? Apakah dia akan terima, kalau kita klaim dia wajah miskin? Tentu saja tidak, karena Prabowo anak orang kaya, konon katanya terhormat, karena orang tuanya mantan pemberontak!

“Rakyat Boyolali itu” mungkin rakyat kampungan tetapi tidak culas seperti Prabowo. Para wartawan itu mungkin tidak pernah masuk mall, tapi dia lebih banyak kunjungan wisatanya keliling Indonesia ketimbang Prabowo yang hanya diam tak bergerak dari Kartanegara padahal waktunya kampanye.

Satu kalimat buat dia yang tukang hina. Jangan pilih! Jangan mau ditipu! Dia yang suka mengumpat, memang dari dasar hatinya ga bener! Sifat mengupat disebut candaan, candaan garing yang tak berbobot seperti itu seharusnya tak pantas diucapkan oleh dia yang bakal memimpin rakyat!

Selamat berpanik ria para relawan Prabowo, karena junjungan yang kamu bela, adalah memang sebuah kesalahan! Dan buat Pak Prabowo, Janganlah kau hina warga miskin, Pak Prabowo, Ingat, azab menanti orang-orang yang sombong, Gusti Allah Mboten Sare. Jangan merasa besar kepala dirimu bersama Kardus Sandiaga. Jangan kau lepas aibmu kepada orang lain, warga Boyolali tidak miskin, karena mereka tidak butuh kardus Sandiaga!