Apa Saja Spesifikasi Mobil Drifting?

Apa Saja Spesifikasi Mobil Drifting?

Topikberita – Banyak orang belum mengerti mengenai standar spesifikasi yang harus diaplikasikan pada sebuah mobil drifting. Hal ini perlu diberitahukan guna menghindari kita dari kesalahan yang dapat berakibat fatal.

Karena tak bisa dipungkiri drifting sangat digemari oleh anak muda dan mereka memiliki hasrat besar untuk bisa melakukan drifting sehingga banyak cara yang dilakukan, salah satunya adalah melakukan drifting di jalan-jalan umum yang justru dapat membahayakan.

“Dasar dari mobil drifting itu harus berpenggerak roda belakang (RWD), karena penggerak roda belakang punya gejala yang namanya oversteer dan hal tersebut bisa dikontrol dengan set up geometri suspensi yang benar pada mobil berpenggerak roda belakang,” ujar pereli nasional Rifat Sungkar.

Tak hanya itu saja, Rifat mengakui bahwa suspensi yang tepat untuk sebuah mobil drifting adalah menggunakan knuckle super angle. “Inilah yang membedakan mobil drifting dengan mobil pada umumnya, yaitu sebuah sistem yang dapat mempertahankan mobil bisa burnout atau drifting dengan lama, yaitu set up suspensi depan dengan mengunakan knuckle super angle atau KSA. Selanjutnya, KSA ini yang berfungsi untuk membuat radius putar ban depan bisa patah sekali dan hal ini yang membuat mobil tersebut bisa bertahan drifting dan tidak balik arah,” ujarnya.

Kemudian, mobil drifting umumnya juga harus menggunakan gardan belakang limited slip diferential atau LSD. Namun, karena harga yang cenderung mahal maka banyak pemula yang menggunakan sistem LAS, sebuah sistem yang digunakan sebagai alternatif dan harganya cenderung lebih murah.

Untuk mesin mobil dalam kompetisi drifting sangat dibebaskan tanpa ada batasan cc. Namun satu yang spesial, karena di Indonesia terdapat kelas drifting maksimal 2.000 cc.

Apa Saja Spesifikasi Mobil Drifting?

Kemudian ada lagi kelas drift star atau kelas pemula yang modifikasi mobilnya dibatasi, baik dari ukuran ban hingga jenis knalpot. Kebijakan ini dikeluarkan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) agar para pemula atau anak-anak muda yang menjadi pasar terbesar dari olahraga drifting dapat merasakan sensasi kompetisi drifting, karena dengan pembatasan tersebut, biaya yang dikeluarkan menjadi tidak terlalu besar.

Terakhir, yang menjadi kewajiban dalam sebuah mobil drifting adalah pemisahan kaliper rem tangan dan rem belakang. Hal ini bertujuan agar kedua fungsi rem dapat bekerja sesuai tugas masing-masing dan tidak mengganggu satu sama lain.