Mobil Mewahnya Hancur, ‘Orang Kaya Medan’ Tulis Surat Untuk Walikota, Yang Gak baca Rugi..

Buat yang tersayang Pak Wali kota Medan, sebelumnya aku minta maaf ya pak.?! Begini pak, aku ini orang awam,tak pande pulak aku buat surat buat bapak untuk menyampaikan keluh kesah ku.

Aku minta bapak jangan marah dengan keluh kesah yang mau kusampaikan ke bapak, ku ingat dulu bapak mau jadi walikota katanya kota Medan yang sama-sama kita cintai ini mau dibuat kota metropolitan, tapi yang aku tengok sampai sekarang ini malah makin banyak kali jalan yang dibuat kolam.

2

Jadi masalahnya aku susah kali mau lewat jalan dikota ini, banyak kali jalan yang hancur, sedih kali ku lihat kota ini pak, susah kali aku kalau mau pergi berangkat kerja, sedangkan saya tiap hari harus pergi kerja agar bisa cari nafkah buat anak dan binik aku pak..! Kalau jalan tidak juga dibetulin penghasilanku juga jadinya harus berkurang setiap bulannya pak karena harus betuli mobil Ferrari ku yang selalu rusak karena jalan yang hancur itu..!

Padahal kalau saya pikir-pikir banyak kali orang yang datang ke kantor samsat untuk bayar pajak. Kalau tidak dibayar terus ketahuan pasti kena denda, jadi terpaksa juga harus saya bayar kewajiban saya.

3

Coba bapak hitunglah,berapa ribu kereta setiap hari yang bayar pajak,belum lagi untuk yang bayar pajak mobil. cobadikalikan satu bulan sudah dapat berapa? terus dikalikan setahunnya sudah dapat berapa ? Tapi sampai saat ini tidak bisa saya nikmati hasil pajak yang sudah saya bayar itu pak.

Jadi malas aku rasanya pak untuk bayar pajak kalau kayak gini juga jalan di kota medan, tapi kalau gak dibayar juga gak mungkin. karena nanti dibilang saya tidak patuh terhadap peraturan daerah..

4

Jadi tolonglah Pak Walikota Medan dibagusi jalan di kota medan ini pak..! Malu kita sama daerah lain coba bapak lihat kota Aceh tuh yang penduduknya sikit tapi jalan disana semuanya mulus..

Tolonglah pak diperhatikan dan diperbaiki. Kandang lembu aja yang tiap harinya banyak taik lembu bisa dibersihkan dan dirapihkan. Masa jalan kota Medan kok lebih parah dari kandang lembu pak…!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *